Ya…….. Robbi

Posted: Juli 31, 2010 in KBM, Religi

Yaa RobbiAku belajar menulis Puisi Religi dari kakak senior aku namanya “PENY HERMAWAN” dia anak Teknik Informatik sama dengan aku sekarang, aku belajar sama dia puisi waktu aku masih dibangku MA kelas 1.

Kenapa aku belajar puisi tersebut karena aku pernah jadi peserta lomba puisi religi antar MA dalam memperingati maulid nabi muhammad saw, urusan menang atau kalah itu belakangan yang penting bisa tampil dan percaya diri.

aku pengen banget bisa baca puisi sambil menangis depan orang banyak, dan waktu hari Hnya aku terlambat dateng karna bentrok dengan kerjaan aku.

Yah emang belum saatnya aku bisa ikut lomba tersebut, maklum dulu aku sekolah sambil kerja jadi ngatur waktunya agak susah….
tetep semangat aku tahu kalo Allah Maha tahu apa yang kita kerjakan.

Berikut ini puisi religi yang aku bikin sama mas wawan semoga sobat bloger bisa memahaminya makna puisi tersebut dan mohon maaf bila masih ada salah kalimat dari puisi tersebuut maklum masih tahap belajar🙂😀, selebihnya terima kasih….dan langsung saja ke TKP…..

Tegar…..tegar
Jasadku Saat Kupinjak Dunia
Seluruh abdiku, Kuserahkan padamu
Tak kenal malam dan siang, Kubersujud padamu

    Kau pemilik nafas ini
    Kau pemilik tubuh ini
    Kau pemilik nyawa ini, dan pemilik semua hidupku, sebagai hambamu

Betapa pedihnya, betapa sakitnya
Bila kau cabut sedikit saja
Nikmat yang ada pada jasadku
Terkadang kami makhlukmu, yang rendah ini

    Semata-mata menghancurkan, menghujad, merobek-robek bumimu.
    Tanpa memikirkan bahwa kami, manusia hina, yang tak pantas kau maafkan.

Kami hanya minta kesempatan, Tuk coba tebus semua keangkuhanku
Dan melihat lebih lama semua keangkuhanmu
Ya Robbi…
Ya Robbi…
Ya Robbi…

Komentar
  1. puisinya dalem banget…

    salam kenal dari Erwin

  2. suarakelana berbisik mengatakan:

    hm…bagus puisinya, sarat makna

    terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

  3. Hariez mengatakan:

    yo wess monggo lanjut ruzz😀

  4. Abu Ghalib mengatakan:

    puisinya menggetarkan hatiku
    makasih mas😀

  5. farus mengatakan:

    @ mas erwin: makasih salam kembali

    @ suarakelana berbisik: makasih sama mas..

    @ om hariez: matur nuwun sampun dugi griyone kulo..

    @ Abu Ghaib: makasih ….sama2

  6. Blog Keluarga mengatakan:

    Karena itu,, bersegeralah bersujud dan berendah diri di hadapan Tuhanmu, Allah aw SWT. Tetapi pernahkan engkau mencariNya????

  7. Mamah Aline mengatakan:

    pasti puisi ini keluar dari kalbu yang paling dalam, tidak semata karangan saja, soalnya makna pengalaman spiritual pribadi sekali…

  8. linda mengatakan:

    puisi yang indah

  9. menone mengatakan:

    semoga kita termasuk hamba2 yg bersyukur……..amin

  10. peri01 mengatakan:

    puisinya so sad🙂
    bagus mas bagus mau dunk dibuatin puisi😉

  11. اسوب سوبرييادي mengatakan:

    😥

    semoga Allah mengampuni segala dosa kita. amin

  12. Mbah Jiwo mengatakan:

    bagaimana kalau direkam dan mp3 nya di share di sini?? mantab…

  13. Meidhy Aja mengatakan:

    mas faruzz mau mengalahkan kahril gibran ya?..
    kapan-kapan ajari saya buat puisi ya?..

    http://Meidhyandarestablogme.wordpress.com

  14. Yolis mengatakan:

    puisinya bagus, dalem dan mengharukan🙂

  15. farus mengatakan:

    @meidhy: haha ga mungkin aq kan masih belajar

    @mba yolis: maksih salam KBM

  16. aldy mengatakan:

    Farus,
    Terima kasih kunjugannya, kalau sudah bicara puisi, saya selalu termangu takjub.

  17. Denuzz Burung Hantu mengatakan:

    puisi yang luar biasa…

    salam kenal dari burung hantu
    http://blog.beswandjarum.com/denus

    ditunggu di blog loh

  18. Ifan Jayadi mengatakan:

    Puisinya indah dan sarat dengan makna kehidupan.

  19. firdausfarisqi mengatakan:

    bentar lagi udah puasa ya….. jadi sedih setelah membaca puisi ini😥
    segala dosa2 dan kesalahan jadi terpampang semakin jelas…..😥

  20. febriy mengatakan:

    kayaknya kalo dibawain sambil nagis bakalan nagis juga tu yg nonton…… +merinding disco gan…….🙂

  21. arief hidayat mengatakan:

    kata2nya sangat inspiratif, mengingatkan saya pada yg diatas T_T

  22. wiangga0409 mengatakan:

    paragraf terakhir menunjukan kedalaman isi hati si penulis..

    kalimat memanggil-manggil berulang seperti itu,.

    tanda kerinduan yang sangat..

    penyesalan, kesedihan dan kepasrahan..

  23. konain mengatakan:

    he gimana nie kabarnya….

  24. Piecha mengatakan:

    jangan lupa pasang tag/label lengkap “LombaBlogDepok 17 Juli – 17 September 2010? untuk tiap artikel yang didaftarkan lomba yaps..

    Jangan lupa pasang badge lombablogdepok, copy kode di http://lombablogdepok.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s