Perancangan Sistem Pengolahan Data Inventaris Kampus

Posted: Mei 26, 2013 in IT, KBM, KKP, kuliah

BAB III

PEMBAHASAN

3.1 Sejarah Singkat STMIK Mercusuar

Kampus STMIK Mercusuar yang terletak di Jl. Raya Jatiwaringin No 144 Pondok Gede Bekasi Jawa Barat.

3.2 Sekilas Yayasan Pendidikan Administrasi Indonesia (YPAI).

Yayasan Pendidikan Administrasi Indonesia (YPAI) berdiri sejak tahun 1988 dan bergerak dalam penyelenggaraan pendidikan luar sekolah yaitu kursus-kursus ketrampilan. Pada awalnya YPAI menyelenggarakan kursus Komputer, Akuntansi, Bahasa Inggris, Perpajakan, Mengetik dan Menjahit. Dalam bidang pendidikan luar sekolah YPAI termasuk lembaga yang cukup berkompeten di wilayah Bekasi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya tenaga lulusan YPAI mengisi posisi penting di perusahaan. Kursus-kursus tersebut sampai sekarang masih terselenggaran khususnya kursus Komputer dan Akuntansi.

3.3 Sekilas STMIK Mercusuar

Pada tahun 1999 Yayasan Pendidikan Administrasi Indonesia (YPAI) dan Yayasan Pendidikan Pamitran Bekasi bekerjasama, membuka kelas jauh Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Sultan Agung Bekasi di Pondok Gede. Program studi yang dibuka adalah Manajemen Informatika dan Komputerisasi Akuntansi untuk jenjang Diploma 3 (D3). Kerja sama berakhir tahun 2003, ketika YPAI mendirikan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Mercusuar berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 111/D/O/2003.

STMIK Mercusuar menyelenggarakan 5 program studi dengan 2 jenjang pendidikan yaitu :

Jenjang Pendidikan : Strata 1 (S1)

1. Teknik Informatika (Terakreditasi BAN-PT No. 005/BAN-PT/Ak-XII/S1/IV/2009)

2. Sistem Informasi

Jenjang Pendidikan : Diploma 3 (D3)

1. Manajemen Informatika (Terakreditasi BAN-PT No. 002/BAN-PT/Ak-X/Dpl-III/V/2010)

2. Komputerisasi Akuntansi (Terakreditasi BAN-PT No. 001/BAN-PT/Ak-X/Dpl-III/IV/2010)

3. Teknik Komputer (Terakreditasi BAN-PT No. 001/BAN-PT/Ak-X/Dpl-III/IV/2010)

Dengan program studi yang diselenggarakan, kami siap menyiapkan tenaga trampil, berkompetensi serta dibekali profesionalisme tinggi, berbudi luhur dan mempunyai jiwa wirausaha. Jiwa dan keingin berwirausaha sangat penting untuk bekal lulusan, sehingga setelah lulus dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru sesuai dengan ilmu yang diperoleh dibangku kuliah. Kami sadar bahwa teknologi informasi dan komunikasi menjadi ujung tombak perkembangan jaman.

3.4 VISI

STMIK Mercusuar menjadi lembaga pendidikan tinggi yang unggul dan kompetitif dalam menghadapi tantangan kemajuan ilmu dan teknologi (IPTEK) secara nasional maupun internasional pada tahun 2012.

3.5 MISI

o Mencetak lulusan unggulan yang memiliki integritas dan daya saing global.

o Mengembangkan institusi dengan tata kelola organisasi terbaik yang menjadi katalisator dan inspirator bagi pengembangan dan kemajuan IPTEK.

o Meningkatkan hubungan stakeholder dalam pengembangan institusi yang berkelanjutan.

o Meningkatkan kemampuan yang bersifat kompetitif dengan budaya kerja yang inspiring dan prestatif.

3.6 TUJUAN

• Menyelenggarakan pendidikan sebagai wahana pengembangan teori dan praktek dibidang keinformatikaan khususnya pada tingkat nasional dan umumnya di tingkat global.

• Mempersiapkan lulusan di bidang keinformatikaan yang memiliki kompetensi

• Mengembangan pengetahuan dan keterampilan di bidang keinformatikaan yang ditunjang penguasaan IPTEK dan bahasa Inggris.

• Melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tentang ilmu pengetahuan yang dimiliki untuk dapat menerapkan bidang keahliannya.

3.7 Struktur Organisasi

Kampus STMIK Mercusuar memiliki struktur organisasi yang mana sruktur organisasi menunjukan kerangka/bagan an susunan perwujudan pola tetap hubungan diantara fungsi, bagian maupun orang-orang yang menunjukan kedudukan, tugas, wewenang, dan tanggung jawab yang berbeda. Pembentukan struktur organisasi bermaksud untuk menjamin penyelenggara kerja yang baik sehingga dapat tercapai tujuan yang diinginkan pemilik kampus/lembaga serta untuk member kejelasan tanggung jawab masing-masing pihak yang ada dalam kampus/lembaga.

Berikut ini adalah struktur organisasi yang dipakai pada STMIK Mercusuar:

Gambar 3.1. Struktur Organisasi STMIK Mercusuar

3.8 Fungsi Sosial dan Ekonomi Yayasan

Dengan berdirinya STMIK Mercusuar, maka yayasan ini memberikan pengaruh positif bagi masyarakat, sehingga masyarakat dapat meningkatkan taraf hidupnya ini juga berarti bahwa yayasan dan masyarakat sekitarnya merupakan suatu hubungan yang erat.

a. Fungsi Sosial Kampus

Ditinjaua dari fungsi socialna, dengan berdirinya STMIK Mercusuar maka memberikan pengaruh terhadap karyawan, dosen, mahasiswa/wi serta masyarakat maupun pemerintah. Pengaruh tersebut adalah :

1. Bagi Karyawan

Kampus telah memberikan pengaruh jaminan social diluar gaji antara lain:

a. Memberikan penghargaan kepada karyawan sesuai dengan prestasi kerja.

b. Melaksanakan dan mendukung hak karyawana sesuai dengan peraturan pemerintah dan undang-undang perburuhan.

2. Bagi Dosen

a. Memberikan gaji sesuai dengan peratutan yang telah berlaku.

b. Memberikan penghargaan kepada dosen yang berprestasi.

3. Bagi Masyarakat

a. Memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan kampus yaitu dalam bidang makanan/ kantin.

b. Memberikan kesempatan masyarakat yang ingin ikut dalam bidang mengajar.

c. Memberikan kesempatan kepada masyarakat yang kurang mampu untuk dapat belajar pada STMIK Mercusuar.

b. Fungsi Ekonomi Kampus

Apabila ditijau dari prinsip ekonomi, maka STMIK Mercusuar memeberikan kesempatan kepada masyarakat untuk dapat mengembangkan ilmu yang dimilikinya agar dapat disumbangkan kepada mahasiswa/wi, disamping itu juga agar dapat memberikan pendapat yang memadai kepada staf karyawan, para dosen, dan juga masyarakat sekitarnya.

Adapun dampak yang yang lebih besar dilihat dari segi ekonominya yaitu :

a. Menambah masukan negara khususnya dari sector pajak kesejahteraan karyawan berupa penyesuain gaji karyawan, pemberian THR, pembagian pakaian kerja kepada karyawan, bonus dan lain-lain.

b. Berpartisipasi serta membantu Masyarakat dalam menyediakan jasa bantuan yang bermanfaat

3.9 Peningkatan Mutu dan Kualitas Kampus

Didalam meningkatkan mutu dan kualitas yayasan maka setiap satu bulan masukan dan kritik yang membangun kepada kampus agar dapat terus maju dan semakin berkembang.

Didalam kegiatan itu para dosen, karyawan dan mahasiswa/wi diberikan kesempatan untuk memberikan masukan dan kritik dan saran agar aspirasi mereka dapat dipertimbangkan oleh kampus dan selajutnya dijadikan bahan acuan yang bias dipertimbangkan didalam mengambil kebijkan-kebijakan.

3.10 Manajemen Yayasan

Manajemen merupakan suatu data yang digunakan dalam mencapai tujuan dengan menggunakan sumber daya manusia, modal, mesin/peralatan, dan material/manajemen dapat maju jika pimpinan kampus dapat menggerakan bawahannya agar mampu bekerja sama dengan saling membutuhkan. Memberikan hubungan yang baik dengan para karayawannya begitu juga sebaliknya.

Dengan mencapai tujuan, manajemen harus melakukan beberapa fungsi manajemen yang terdiri dari :

1. Perancangan

a. Yaitu hal untuk memilih dan menghubungkan fakta-fakta serta hal yang membuat dan menggunakan dugaan-dugaan mengenal masa yang akan dating dalam hal menggambarkan dan merumuskan kegiatan – kegiatan yang diusulakan yang dianggap perlu untuk mencapai hasil-hasil yang diperlukan.

b. Organisasi yaitu proses untuk menentukan dan mengelompokan pekerjaan yang akan diselesaikan, merumuskan dan mendelegasikan tangung jawab kekuasaan dan membentuk hubungan-hubungan untuk tujuan yang memungkinkan orang-orang bekerja paling efektif dalam mencapai tujuan-tujuan.

2. Penggerakan

Yaitu hal mendorong dan memberikan anggota-anggota kelompok pekerjaan untuk melaksakan pekerjaan mereka masing-masing dengan senang guna mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya sesuai dengan rencana.

Agar hasil-hasil pelaksaan pekerjaan sedapat-dapatnya sesuai dengan rencana, ini meliputi pembuatan standar-standar pergerakan orang-orang.

3. Pengawasan

Yaitu mengusahakan agar hasil-hasil pelaksanaan pekerjaan sedapat-dapatnya sesuai rencana, ini meliputi pembuatan standar-standar penggerakan orang-orang, untuk mencapai standar ini menggunakan perbandingan antara hasil-hasil yang sesungguhnya dengan standar mengadakan tindakan perbaikan yang dilakukan apabila hasil pekerjaan menyimpang dari rencana.

Pada STMIK Mercusuar Ketua Kampus, Wakil Ketua Kampus, Puket 1, Puket 2, Puket 3, Bagian Akademik, Bagian Keuangan, Staf, Dosen dan karyawan telah mempunyai tugas an wewenang masing-masing.

Karena telah mempunyai tugas masing-masing maka manajemen sekolah dapat berjalan dengan lancar dan teratur sesuai dengan kebutuhan kerja yaitu :

1. Ketua Kampus

2. Wakil Ketua Kampus

3. Puket 1

4. Puket 2

5. Puket 3

6. Bagian Administrasi Akademik Kemahasiswaan

7. Bagian Administrasi Umum Kemahasiswaan

8. Dosen

9. Bagian Tata Usaha

10. Bagian Teknisi

11. Bagian Office Boy

3.11 Tata Tertib

Tata tertib yang ada di STMIK Mercusuar yang dibuat oleh Kampus harus sesuai dengan peraturan yang ada di STMIK Mercusuar, tata tertip sekolah dilaksanakan oleh pegawai, Dosen dan juga Mahasiswa/wi agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan tertip.

Bagi Mahasiswa/wi yang melakukan kerja praktek diberi pelayanan yang sama oleh kampus yaitu :

1. Jadwal kegiatan belajar mengajar dilakukan pada :

pukul 09.00 wib sampai dengan 12.00 wib (pagi)

pukul 18.00 wib sampai dengan 21.00 wib (malam)

2. Mentaati peraturan yang telah ditetapkan oelh pembimbing kerja praktek.

3. Menulis daftar hadir kerja praktek ketika masuk dan pulang.

3.12 Prosedur sistem berjalan

a. Proses Barang Masuk Inventaris

Sistem kerja atau proses pencatatan barang masuk inventaris kampus sebagai berikut :

1. Petugas bagian Umum mencatat barang-barang apa saja yang diperlukan kampus guna menunjang kegiatan di kampus.

2. Setelah mengetahui apa saja yang diperlukan maka bagian umum akan melaporkan kepada Bagian keuangan guna mengetahui disetujui atau tidak pembelian barang-barang inventaris di kampus.

3. Setelah disetujui, bagian Umum akan membeli barang – barang inventaris yang diperlukan pada kampus.

4. Setelah barang di beli maka barang-barang akan dicocokkan pada kuitansi yang ada dan akan dibuatkan kuitansi kampus guna disetujui atau akan ditanda tangani oleh Bagian Keuangan.

5. Kuitansi yang telah dibuat akan di rekap menurut tanggal, bulan dan tahun pada buku besar guna memudahkan pencarian.

6. Kegiatan ini di lakukan pada setiap pembelian barang inventaris.

b. Proses Barang Keluar Inventaris

Sistem kerja barang keluar di kampus adalah sebagai berikut :

1. Pada semua bagian di kampus, apabila ingin mengambil barang inventaris guna keperluan kegiatan kampus maka akan melapor pada bagian Umum.

2. Setelah melapor apa saja yang akan di ambil, maka bagian Umum akan mencatat barang-barang apa saja yang akan diambil.

3. Bagian Umum mencatat identitas barang yaitu dengan menuliskan nomor keluar barang, tanggal keluar barang, kode bagian mana yang mengambil, kode barang yang di ambil dan jumlah barang yang diambil.

4. Setelah dicatat maka catatan tersebut akan disimpan menurut bagian yang mengambil barang tersebut guna pertanggung jawaban pada kampus.

c. Proses Pemeriksaan Kondisi Barang

1. Pada proses pemerikasaan barang, Bagian Umum akan mencatat kondisi barang-barang inventaris apa saja yang telah digunakan.

2. Pada proses pemerikasaan barang inventaris ini, akan dicatat no transaksi, tanggal pemeriksaaan kode barang yang diperiksa, kode bagian yang mengambil serta mencatat kondisi barang dengan kondisi barang baik, rusak atau hilang.

3. Setelah dicatat maka catatan tersebut akan dilaporkan ke bagian keuangan.

http://id.scribd.com/doc/49684144/17/B-Pengertian-Inventaris

3.13. Diagram Konteks Sistem Berjalan

Diagram konteks adalah sifat pembuatan model yang memungkinkan sistem analisa untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data baik secara manual maupun komputerisasi. Diagram konteks untuk perancangan system pengolahan data inventaris kampus STMIK Mercusuar, seperti pada gambar dibawah ini :

Gambar 3.2 Diagram Konteks Sistem Berjalan

Pada gambar diagram konteks sistem berjalan diatas menjelaskan sistem usulan inventaris kampus STMIK Mercusuar.

Sistem ini dimulai dengan usulan inventaris dangan memberikan data inventaris kebagian keuangan dilanjutkan ke pimpinan.

3.14 Diagram Nol Sistem Berjalan

Gambar 3.3 Diagram Nol Sistem Berjalan

3.15 Kekurangan Sistem Berjalan

Berdasarkan dari hasil penelitian maka penulis berusaha merancang sistem pengolahan data inventaris, adapaun hasil penelitian yang penulis kembangkan untuk lebih lengkapnya dijelaskan pada diagram dibawah ini :

3.16 Diagram Konteks Usulan

Gambar 3.4 Diagram Konteks Usulan

Pada gambar diagram konteks sistem berjalan diatas mejelaskan sistem usulan inventaris kampus STMIK Mercusuar.

Sistem ini dimulai dengan usulan inventaris dangan memberikan data inventaris kebagian supplier dilanjutkan ke pimpinan.

3.17 Diagram Nol Sistem Usulan

Gambar 3.5 Diagram nol sistem usulan

3.18 Diagram Detail Proses P1

Gambar 3.6 Proses Data Pemakain

3.19 Diagram Detail Proses P2

Gambar 3.7 Proses Bagian Pemeriksaan

3.20 Diagram Detail Proses P3/P4

Gambar 3.8 Proses Pembelian Inventaris

3.21 Diagram Detail P5

Gambar 3.9 Proses Rekapilasi Inventaris

3.22 Normalisasi

1. Bentuk tidak normal

Dibawah ini adalah bentuk gambar dari bentuk tidak normal dari sistem pengolah data inventaris pada kampus STMIK Mercusuar

Tabel 3.1 Bentuk Tidak Normal

2. Bentuk normal kesatu

Dibawah ini adalah bentuk gambar dari normalisasi kesatu dari sistem pengolahan data inventaris kampus STMIK Mercusuar.

Tabel 3.2 Bentuk Normal Pertama

3. Bentuk normal kedua

Dibawah ini adalah bentuk gambar dari normalisasi kedua dari sistem pengolahan data inventaris pada kampus STMIK Mercusuar.

Tabel 3.3 Bentuk Normal Kedua (2NF)

4. Bentuk normal ketiga

Dibawah ini adalah bentuk gambar dari normalisasi ketiga dari sistem pengolahan data inventaris pada kampus STMIK Mercusuar.

Tabel 3.4 Bentuk Normal Ketiga (3NF)

Keterangan : * Primary key

3.23 Entity Relationship Diagram

Pada entity relationship diagram (ERD), hubungan antar file direlasikan dengan kunci relasi (relational key) yang merupakan kunci utama masing-masing file. ERD terdiri sekumpulan objek dasar, yaitu entitas-entitas yang saling berhubungan, dalam sistem pengolahan data inventaris sebagai berikut :

Gambar 3. 4 Relasi Antar Tabel

3.24 Parancangan Desain Basis Data

Desain database merupakan rancangan tabel-tabel yang akan digunakan dalam pembuatan program. Adapun struktur database yang telah dibuat berdasarkan Diagram Relasi Tabel, yaitu:

1. Nama : Supplier

Primary Key : KodeSupplier

Foreign Key : –

Ukuran Record : 86 Byte

Tabel 3.1 Tabel Supplier

No Nama field Type With Ket

1 IdSupplier Text 9 Kode supplier

2 NamaSupplier Text 30 Nama supplier

3 Alamat Text 40 Alamat supplier

4 Telp Text 11 No telp Supplier

2. Nama : Karyawan

Primary Key : KodeKaryawan

Foreign Key : –

Ukuran Record : 121 Byte

Tabel 3.2 Tabel Karyawan

No Nama field Type With Ket

1 IdKaryawan Text 9 Kode Karyawan

2 NamaKaryawan Text 20 Nama Karyawan

3 Alamat Text 40 Alamat Karyawan

4 Telp Text 11 No telp Karyawan

3. Nama : Barang

Primary Key : kodeBarang

Foreign Key : –

Ukuran Record : 115 Byte

Tabel 3.3 Tabel Barang

No Nama field Type With Ket

1 IdBarang Text 9 Kode barang

2 NamaBarang Text 35 Nama barang

3 Harga N 10 Harga

4 Merk C 10 Merek barang

5 Stok N 10 Katagori

6 Tglbeli D 10 Tanggal beli

7 IdKategori N 10 Kode kategori

8 Status N 10 Bagus

9 IdSupplier Text 9 Kode supplier

4. Nama : Pemakaian

Primary Key : no.inventaris

Foreign Key : kode (tabel supplier), kode_brg (tabel Barang)

Ukuran Record : 28 Byte

Tabel 3.4 Tabel Pemakaian

No Nama Field Type Size Keterangan

1 IdBarang Text 5 Kode barang

2 NoInventaris Text 5 Nomor Inventaris

3 Tglpemakai Text 5 Tanggal Pemakai

4 Jumlah Byte 3 Jumlah barang

5 Ruang Byte 5 Ruang

6 IdKaryawan Text 9 Kode karyawan

5. Nama : Permintaan

Primary Key : kode_barang

Foreign Key : no_inventaris(tabel Pemakain) , kode (tabel Supplier), kode_brg (tabel Barang

Ukuran Record : 28 Byte

Tabel 3.5 Tabel Permintaan

No Nama Field Type Size Keterangan

1 IdBarang Text 5 Kode Barang

2 IdSupplier Text 5 Kode Supplier

3 Jumlah Text 5 Jumlah

4 TglPermintaan D 15 Tanggal Permintaan

6. Nama : Kategori

Primary Key : no_inventaris

Foreign Key : kode_akhir (tabel Pemakian), kode_bgn (tabel Permintaan)I

Ukuran Record : 28 Byte

Tabel 3.6 Tabel Kategori

No Nama Field Type Size Keterangan

1 IdKategori text 5 Kode Kategori

2 NmKategori Text 25 Nama Kategori

C. Desain Arsitektur Program

7. Perancangan Masukan

D. Desain Interface

Desain Interface merupakan rancangan antarmuka (interface) program yang akan diimplementasikan. Rancangan yang dibuat antara lain :

1. Form Login

Form login ini akan digunakan sebagai sistem keamanan yang diperuntukkan kepada administrator untuk mengubah struktur database. Form login bersifat khusus karena perlukan password yang hanya diketahui oleh administrator saja

Gambar 3.5 Desain Form Login

2. Form menu Utama

Form utama ini adalah tempat yang akan digunakan dimana seluruh informasi data dari sistem input hingga sistem output di susun di dalam form utama ini. Pada menu utama terdapat sub menu file yang terdiri dari master data barang, data bagian dan data sumber. Sub menu proses terdiri dari pengadaan, pengkodean, penempatan, mutasi, dan pemeliharaan. Sub menu laporan terdiri dari laporan data barang, data bagian, data sumber, pengadaan, pengkodean, penempatan, mutasi, pemeliharaan dan inventaris barang. Sub menu utility terdiri dari dan backup database, restore database, dan ganti password. Sedangkan submenu keluar berfungsi untuk mengakhiri aplikasi. Form menu utama sebagai beriku:

Gambar 3.6 Desain Form Menu Utama

3. Form Data Karyawan

Form data karyawan merupakan form yang digunakan untuk menginput dan menyimpan data karyawan. Form ini memiliki fasilitas simpan data, edit/ubah data, dan menghapus data.

Form Data Karyawan adalah sebagai berikut :

Gambar 3.7 Desain Form Data Karyawan

4. Form Data Barang

Form data barang merupakan form yang digunakan untuk menginputkan data barang, dari informasi kode barang, nama barang dan jenis barang. Form ini memiliki fasilitas simpan data, edit/ubah data, dan menghapus data.

Form data barang adalah sebagai berikut :

Gambar 3.8 Desain Form Data Barang

5. Form Pemakaian Barang

Form pemakaian barang merupakan form yang digunakan untuk proses pemakaian barang inventaris, dari informasi karyawan. Form ini hanya memiliki fasilitas, simpan, hapus dan batal. Form pemakaian barang adalah sebagai beriku:

Gambar 3.9 Desain Form Pemakaian

6. Form Permintaan Barang

Form permintaan barang merupakan form yang digunakan untuk proses pengadaan barang (pendataan barang yang akan dipakai), dari informasi pemakaian barang. Form ini hanya memiliki fasilitas simpan, hapus dan batal. Form pengadaan barang adalah sebagai berikut :

Gambar 3.8 Desain Form Permintaan Barang

7. Form Kategori

Form kategori merupakan form yang digunakan untuk proses barang yang telah diproses melalui form permintaan barang, dari informasi pemakaian karyawan. Form ini hanya memiliki fasilitas simpan, hapus dan batal. Form kategori adalah sebagai berikut :

Gambar 3.9 Desain Form Kategori

8. Perancangan Keluaran

1. Laporan Data Barang

Laporan daftar sumber data barang merupakan informasi data berbentuk laporan yang sesuai dengan tabel sumber.

Laporan data Barang adalah sebagai berikut :

Gambar 3.15 Desain Form Laporan Data Barang

2. Laporan Data Karyawan

Laporan data karyawan merupakan informasi data berbentuk laporan yang sesuai dengan tabel sumber.

Gambar 3.16 Desain Form Laporan Data Karyawan

3. Laporan Data Pemakaian Barang

Laporan daftar pemakaian barang merupakan informasi data berbentuk laporan yang sesuai dengan tabel barang.

Laporan data barang adalah sebagai berikut :

Gambar 3.16 Desain Form Pemakaian Barang

4. Laporan Data Permintaan Barang

Laporan daftar lokasi atau bagian merupakan informasi data berbentuk laporanyang sesuai dengan tabel bagian.

Laporan data lokasi adalah sebagai berikut :

Gambar 3.17 Desain Form Laporan Data Permintaan Barang

5. Laporan Kategori Barang

Laporan pengadaan barang merupakan informasi data berbentuk laporan yang sesuai dengan tabel pengadaan barang, tabel sumber dan tabel barang.

Laporan data pengadaan barang adalah sebagai berikut :

Gambar 3.17 Desain Form Laporan Kategori Barang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s