Bab 2 Landasan teori

Posted: Juli 4, 2013 in KBM, KKP, kuliah

BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Pengertian
2.1.1 Pengertian Perancangan
Perancangan yaitu kegiatan menentukan bentuk spesifik hasil akhir besar, bentuk, sifat serta mendefinisikan penekanan atau karakter spesifik dari upaya perencanaan yang relavan dengan situasinya yaitu : berapa banyak penelitian mendahuluan harus dilakukan, beberapa banyak studi kelayakan.
(Dale D. Meredith et.al 1992, p3).
2.1.2 Pengertian Sistem
Sistem adalah sekelompok elemen- elemen yanga saling berkaitan dan bertanggung jawab memroses masukan (input) sehingga menghasilkan keluaran (output)
( Tavri D Mahyuzir, 1989,pp 1-3).
2.1.3 Elemen-elemen Sistem
Elemen-elemen penyusunan sistem terdiri dari :
1. Tujuan, merupakan tujuan dari tujuan sistem tersebut terdiri dari :
• Tujuan usaha
• Kebutuhan
• Masalah

2. Batasan, merupakan batasan-batasan yang ada dalam mencapai tujuan dari sistem, dimana batasan ini dapat berupa :
• Peraturan-peraturan
• Biaya-biaya
• Personel
• Peralatan
3. Kontrol, merupakan pengawas dari perusahaan pencapaian tujuan sistem, yang dapat berupa :
• Kontrol pemasukan data (input)
• Kontrol pengeluaran data (output)
• Kontrol Pengoprasian
4. Input, merupakan bagian dari system yang bertugas untuk menerima data masukan, dimana data dapat berupa :
• Asal masukan
• Frekuensi masukan Data
• Jenis Masukan Data
5. Proses, merupakan bagian yang memproses masukan data menjadi informasi sesuai dengan keeinginan penerima, dana data berbentuk :
• Klasifikasi
• Peringkasan
• Pencaharian
• Perbaikan
6. Output, merupakan keluaran at au tujuan akhir dari sistem, output berupa :
• Laporan
• Kuwitansi
7. Umpan balik, merupakan elemn sistem yang mempunyai tugas untuk melihat kembali apakah sysetem telah berjalan sesuai dengan yang diinginkan, unpan balik dapat berupa :
• Perbaikan
• Pemeliharaan
2.1.4 Konsep Dasar Sistem
Mempersoalkan sistem sebenarnya buakan membahas hal yang baru. Memang didunia ini tidak ada yang sama sekali baru, sebenarnya ia sudah lama ada. Dinilai dari baru karena baru ditemukan dan baru diungkapkan serta diketahui oleh orang banyak. Untuk sampai pada kesepakatan terhadap sesuatau yang tampak baru itu, lebih dulu terjadi pertentangan pendapat yang berlanjut pada perdebatan. Perdebatan ini menghasilkan suatu keputusan yang seolah-olah baru, padahal hakikatnya bukan baru melainkan ( yang disepakati) itu sudah lama ada atau terjadi.
(Tata Sutabri, S.Kom, MM, 2005, pp1-12)
2.1.5 Pengertian Perancangan Sistem
Perancangan sistem adalah proses pengembangan spesifikasi sistem baru berdsarkan hasil rekomendasi analisis sistem. Dalam tahap perancangan, tim kerja desain harus merancang spesifikasi yang dibutuhkan dalam berbagai kertas kerja yang memuat berbagai uraian mengenai input, proses, dan output dari sistem yang diusulakan. (Raymond McLeod, 1995, p13).

2.1.6 Pengertian Pengolahan Data
Pengolahan data dengan menggunakan komputer terkenal dengan nama pengolahan data Elektronik (PDE) atau Electronic Data Processing (EDP). Data adalah kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kenyataan. Data dapat berupa angka-angka, huruf–huruf atau simbol-simbol khusus atau gabungaan darinya. Data mentah masih belum bisa bercerita banyak, sehingga perlu diolah lebih lanjut.
Pengolahan data (data processing) adalah manipulasi dari data ke dalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berart, berupa suatu informasi. Informasi ( Infromation) adalah hasil dari kegiatan pengolahan data yang memberikan bentuk yang lebih berarti suatu kejadian.
Jadi pengolahan Data Elektronik (PDE) atau Electronic Data Processing (EDP) adalah manipulasi dari data ke dalam bentuk yang lebih berarti berupa suatu informasi dengan menggunakan suatu alat elektronik, yaitu computer.
( Jogiyanti. H.M, buku pengenalan computer http;//belajar-komputer-mu.com 25 Maret 2013 )
2.1.7 Perancangan Basis Data
Perancangan Basis Data adalah proses untuk menentukan isi dan pengaturan data dubutuhkan untuk mendukung berbagai rancangan system.

Tujuan Perancangan Database :
1. Untuk memenuhi informasi yang berisikan kebutuhan-kebutuhan user secara khusus dan aplikasi-aplikasi.
2. Memudahkan pengertian struktur informasi.
3. Mendukung kebutuhan-kebutuhan pemrosesan dan beberapa onyek penampilan (response time, processing time, dan storage space).
Ada enam fase proses perancangan database :
1. Pengumpulan Data dan analisis.
2. Perancangan Database secara konseptual.
3. Pemilihan DBMS.
4. Perancangan database secara logika (data model mapping).
5. Perancangan database secara fisik.
6. Implementasi Sistem database.
2.1.8 Pengertian Inventaris
Inventaris mengacu pada segala persediaan barang sumber daya yang digunakan dalam sebuah organisasi yang dapat berbentuk sebagai berikut :
1. Bahan mentah
2. Pekerjaan dalam proses
3. Barang jadi
4. Suku cadang komponen
5. Persediaan
Inventaris mempunyai manfaat sebagai pemanfaatan realistis dan sebesar-besarnya dari sebagai perlengkapan kantor dan demi lancarnya aktifitas kerja pegawai.
a) Inventarisasi menurut Budiono (2005 : 207) merupakan pencatatan pendaftaran barang-barang milik kantor yang dipakai dalam melaksanakan tugas.
b) Inventaris menurut Budiono (2005 : 207) merupakan daftar yang memuat semua barang milik kantor yang dipakai dalam melaksanakan tugas.
c) Inventarisasi barang merupakan kegiatan untuk melakukan pencatatan danpendaftaran barang pada suatu saat tertentu. (http://perlengkapan.auk.uns.ac.id)
d) Pembukuan Barang milik/kekayaan negara adalah kegiatan untuk melakukan pencatatan barang milik/kekayaan negara baik data asal barang, penempatan barang di unit kerja, mutasi barang maupun inventarisasi barang.
e) Barang Milik/Kekayaan Negara adalah semua barang milik negara yang berasal/dibeli dengan dana yang bersumber untuk seluruhnya atau sebagian dariAPBN ataupun dengan dana dari luar APBN yang dikuasai/dibawah pengurusan Departemen, Lembaga-lembaga Negara, Lembaga Non Pemerintah Non Departemen serta unit-unit di dalam lingkungannya yang terdapat baik di dalam maupun di luar negeri.
f) Barang adalah bagian dari kekayaan negara yang terdiri dari satuan-satuan tertentu yang dapat dihitung, diukur, ditimbang dan tidak termasuk uang dan sura tberharga.
g) Barang bergerak adalah barang milik/kekayaan negara yang menurut sifat penggunaannya dapt dipindah-pindahkan. Misalnya alat pengankut, peralatan kantor, alat kesehatan dan lainnya.
h) Barang tidak bergerak adalah barang milik/kekayaan negara yang menurut aturan perundang-undangan yang berlaku ditetapkan sebagai barang tidak bergerak misalnya tanah, bangunan, dermaga, landasan dan lainnya.
i) Barang persediaan adalah barang yang merupakan bagian dari kekayaan negarayang masih disimpan dalam ruang penyimpan ( gudang ) dan belum digunakan dalam kegiatan dinas.
j) Barang pakai habis adalah barang yang merupakan bagian dari kekayaan Negara yang menurut sifatnya dipakai habis untuk keperluan dinas atau jangka waktu pemakaian kurang dari 1 tahun.
k) Daftar Inventaris barang adalah daftar yang memuat catatan barang inventaris yang berada dalam lingkungan satuan kerja

2.1.9 Proses Barang Masuk Inventaris
Sistem kerja atau proses pencatatan barang masuk inventaris kantor di sebuah instansi sebagai berikut :
1. Petugas bagian Umum mencatat barang-barang apa saja yang diperlukan kantor guna menunjang kegiatan di kantor.
2. Setelah mengetahui apa saja yang diperlukan maka bagian umum akan melaporkan kepada Bendahara kantor guna mengetahui disetujui atau tidak pembelian barang-barang inventaris di kantor.
3. Setelah disetujui, bagian Umum akan membeli barang – barang inventaris yang diperlukan pada kantor.
4. Setelah barang di beli maka barang-barang akan dicocokkan pada kuitansi yang adadan akan dibuatkan kuitansi kantor guna disetujui atau akan ditanda tangani oleh Bendahara kantor.
5. Kuitansi yang telah dibuat akan di rekap menurut tanggal,bulan dan tahun pada buku besar guna memudahkan pencarian.
6. Kegiatan ini di lakukan pada setiap pembelian barang inventaris.
2.1.10 Proses Barang Keluar Inventaris
Sistem kerja barang keluar di sebuah instansi adalah sebagai berikut :
1. Pada semua bagian di kantor, apabila ingin mengambil barang inventaris guna keperluan kegiatan kantor maka akan melapor pada bagian Umum.
2. Setelah melapor apa saja yang akan di ambil, maka bagian Umum akan mencatat barang-barang apa saja yang akan diambil.
3. Bagian Umum mencatat identitas barang yaitu dengan menuliskan nomor keluar barang, tanggal keluar barang, kode bagian mana yang mengambil, kode barang yang di ambil dan jumlah barang yang diambil.
4. Setelah dicatat maka catatan tersebut akan disimpan menurut bagian yang mengambil barang tersebut guna pertanggung jawaban pada kantor.
2.1.11 Proses Pemeriksaan Kondisi Barang
1. Pada proses pemerikasaan barang, Bagian Umum akan mencatat kondisi barang-barang inventaris apa saja yang telah digunakan.
2. Pada proses pemerikasaan barang inventaris ini, akan dicatat no transaksi, tanggal pemeriksaaan kode barang yang diperiksa, kode bagian yang mengambil serta mencatat kondisi barang dengan kondisi barang baik, rusak atau hilang.
3. Setelah dicatat maka catatan tersebut akan dilaporkan ke bendahara.
http://id.scribd.com/doc/49684144/17/B-Pengertian-Inventaris
2.2 Pengertian Kampus
Kampus, dari bahasa Latin; campus yang berarti “lapangan luas”, “tegal”.
Dalam pengertian modern, kampus berarti, sebuah kompleks atau daerah tertutup yang merupakan kumpulan gedung-gedung universitas atau perguruan tinggi. Bisa pula berarti sebuah cabang daripada universitas sendiri. Misalkan Universitas Indonesia di Jakarta, Indonesia memiliki ‘kampus Salemba’ dan ‘kampus Depok’, atau Universitas Bunda Mulia memiliki ‘kampus Lodan’.
Di Inggris dan banyak negara jajahannya seperti Amerika Serikat dan lain-lain, sebuah kampus terdiri dari universitas atau sekolah dengan asrama atau tempat kos atau pondok para mahasiswa atau website kampus. Di sana sebuah gedung sekolah berada di kompleks yang sama dengan gedung penginapan.
Di Indonesia hal-hal seperti ini kadang-kadang ada pula, terutama di tempat akademi militer.
http://id.wikipedia.org/wiki/Kampus
2.3 Pemodelan Sistem
Dalam pengembangan sistem terdapat 3 (tiga) alasan yang menyebabkan dibuat sistem, yaitu :
1. Dapat memfokuskan perhatian pada hal-hal penting dalam sistem tanpa harus terlibat lebih jauh.
2. Mendiskusikan perubahan dan koreksi terhadap kebutuhan pemakaian dengan risiko dan biaya minimal.
3. Menguji pengertian penganalisis sistem terhadap kebutuhan pemakian serta membantu pendesain sistem dan pemrogram membangun sistem.
Alat yang digunakan untuk membuat model sistem informasi adalah flowchart, diagram arus data (DAD), dan Enty Relationship Diagram (ERD).

2.3.1 Flowchart
Flowchart merupakan salah satu alat yang banyak digunakan untuk membuat algoritma Diagram Alur. Diagram Alur dapat menunjukan secara jelas arus pengendalian algoritma, yakni bagaimana rangkaian pelaksanaan kegiatan. Suatu Diagram Alur memberi gambaran dua dimensi berupa simbol-simbol grafis. Masing-masing simbol telah ditetapkan terlebih dahulu fungsi dan artinya. Mereka dipakai untuk menunjukan sebagai kegiatan operasional dan jalur pengendalian. Seperangkat simbol Diagram Alur. Simbol Bagan alir sistem sebagai berikut :
Tabel 2.1 Penggunaan Simbol Flowchart
Simbol Nama Keterangan

Dokumen Menunjukan dokumen dan output baik untuk proses manual, mekanik atau komputer.

Kartu plong Menunjukan input/output yang menggunakan kartu plong (punched card).

Dokumen Rangkap Menggambarkan dokumen aslin dan tembusannya.

Pengurutan offline Menunjukan proses pengurutan data di luar proses komputer.

Arsip sementara
Menunjukan tempat penyimpanan dokumen.

Arsip Permanen Menunjukan penyimpanan dokumen secara permanen yang tidak akan diproses lagi.

Penghubung pada jalan yang sama Menggambarkan alir dokumen dibuat mengalir dari atas kebawah dan dari kiri kekanan. Simbol penghubung yang memungkinkan aliran dokumen berhenti di suatu lokasi pada halaman tertentu dan kembali berjalan pada halaman yang sama.

Penghubung pada halaman yang berbeda Untuk menggambarkan bagan alir dokumen suatu sistem diperlukan lebih dari satu halaman.

Kegiatan manual Untuk menggambarkan kegiatan manual seperti : menerima order, mengisi formulir, membandingkan, dll.

Keterangan/komentar Untuk menambahkan komentar agar pesan yang disampaikan lebih jelas.

Harddisk Menujukan input/output menggunakan harddisk

Operasi luar Menunjukan operasi yang dilakukan di luar proses operasi komputer.

On-line komputer process (proses) Menunjukan kegiatan proses dari operasi program komputer.

Key, Type Menggambarkan pemasukan data ke dalam komputer.
Pita magnetic Menggambarkan arsip komputer yang berbentuk pita magnetik.

Diskete Menunjukan input/output menggunakan diskette.

Keputusan Menggambarkan keputusan yang harus dibuat dalam proses pengolahan data, Keputusan yang dibuat ditulis dalam simbol.

Garis alir Menggambarkan arah proses pengolahan data

Persimpangan garis alir Jika dua garis alir bersimpangan, untuk menunjukkan arah masing-masing garis.

Pertemuan garis alir Digunakan jika dua garis alir bertemu dan salah satu garis mengikuti garis lainya.

Mulai/berakhir Menggambarkan awal dan akhir suatu sistem akuntansi.

Pita kertas berlubang Menunjukan input/output mengggunakan kertas berlubang.

2.3.2 Diagram Arus Data (DAD)
Diagram arus data merupakan perangkat analisis untuk menggambarkan fungsi sistem yang berhubungan satu dengan yang lain sesuai dengan aliran dan penyimpanan data. Komponen DAD adalah :
a. Proses
Menunjukan transformasi dan masukan menjadi keluaran. Pendefisian proses umumnya kata tunggal atau kalimat sederhana.
b. Aliaran
Menggambarkan pergerakan paket data / informasi dari satu bagian ke bagian lain dalam sistem dengan penyimpanan mewakili penyimpanan data.
c. Penyimpanan
Menggambarkan model kumpulan data atau paket data.
d. Terminator
Menggambarkan Entity luar (External Entity) dimana sistem berkomunikasi. Penggunaan simbol DAD dapat menggunakan salah satu dari notasi Gane-Sarson atau DeMarco-Yourdan, seperti terdapat pada tabel berikut :
Tabel 2.2. Simbol DAD
Komponen DAD Gane-Serson DeMarco-Yourdan
Terminator

Proses

Penyimpanan Data

Aliran

Sumber : Dewitz, 1996, p23

2.3.4 Entity Relation Diagram (RED)
ERD (Entity Relationship Diagram) adalah gambaran mengenai berelasinya antar entitas. Sistem kumpulan elemen yang setiap elemen memiliki fungsi masing-masing dan secara bersama-sama mencapai tujuan dari sistem tersebut.
Kebersama-samaan dari sistem diatas dilambangkan dengan saling berelasinya anatara satu entitas dengan entitas lainya. Simbol Entity Relationship Diagram sebagai Berikut :
Tabel 2.3 Simbol Entity Relationship Diagram
No Simbol Nama Keterangan
1
Entity byek yang dibedakan atau dapat di definisikan secara unik dengan objek laninnya
2
Relationship Tidak mempunyai keberadaan fisik yang diwarisi dari hubungan anatara entity tersebut
3
Atribut Suatu data actual atau inormasi tertentu yang disimpan pada tiap atribut didalam sauatu entitas atau relationship
4
Garis (Line) Hubungan atribut dengan himpunan entitas himpunan relationship.

2.4 Basis Data
Basis data adalah suatu susunan / kumpulan data operasional lengkap dari suatu organsasi / perusahaan yang diorganisir / dikelola dan disimpan secara terintrograsi dengan menggunakan metode tertentu menggunakan komputer sehingga mampu menyediakan informasi optimal yang diperlukan pemakainya.
2.4.1 Sistem Basis Data
Sistem basis data adalah suatu sistem dan mengelola record-record menggunakan komputer untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi / perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal yang diperlukan pemakai untuk proses mengambil keputusan.
2.4.2 Pengertian Normalisasi
Normalisasi adalah proses pengelompokan elemen data menjadi tabeltabel yang menunjukkan entity dan relasinya.
(Kenneth E. Kendall dan Julie E. Kendall (2), 2003, 145)
Tujuan normalisasi adalah :
a. Memudahkan user dalam akses data dan optimali struktur tabel.
b. Optimalisasi storage dan peningkatan integritas data.
c. Mengurangi redundasi
d. Menghindari anormali (Inser, delete, update)
Bentuk-bentuk normalisasi yaitu:
1. Bentuk Tidak Normal (Unnormalized Form)
Bentuk ini merupakan kumpulan data yang akan direkam, tidak ada keharusan mengikuti suatu format tertentu, dapat saja tidak lengkap atau terduplikasi. Data dikumpulkan apa adanya sesuai dengan saat menginput.
2. Bentuk Normal Kesatu (1 NF/ First Normal Form)
Langkah pertama dalam nonnalisasi adalah menghilangkan elemen data terulang. Ciri-ciri 1NF adalah sebagai berikut:
a. Setiap data dibentuk dalam flat file (file Tatar / rata), data dibentuk dalam suatu record demi satu record dan nilai dari field berupa “atomic value” (masili inetnpunyai sifat seperti bentuk tidak normal)
b. Tidak ada set attribute yang berulang atau bemilai ganda.
c. Tiap field hanya satu pengertian.
3. Bentuk Normal Kedua (2NF / Second Normal Form)
Bentuk normal kedua mempunyai syarat yaitu bentuk data telah memenuhi kriteria bentuk normal kesatu. Attribute bukan kunci haruslah bergantung secara fungsi pada ktmci utama (primary key). Sehingga untuk membentuk normal kedua haruslah sudah ditentukan kunci-kunci field, kunci field harus unik dan dapat mewakili attribute lain yang menjadi anggotanya.

4. Bentuk Normal Ketiga (3NF / Third Normal Form)
Suatu hubungan normalisasi adalah bentuk normalisasi ketiga jika semua attribute bukan kunci sepenuhnya tergantung secara fungsional pada kunci utama (primary key) dan tidak terdapat ketergantungan transitif (bukan kunci). Untuk menjadi bentuk normal ketiga maka relasi haruslah dalam bentuk normal kedua dan semua attribute bukan primer tidak punya hubungan yang transitif.
(Kenneth E. Kendall dan Julie E. Kendall (2), 2003, 145).
http://dormatio.blogspot.com/2012/12/pengertian-normalisasi.html
2.5 Sistem Operasi
Sistem Operasi (bahasa inggris : Operation system :OS) adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan umum aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalakan program aplikasi pada komputer meraka, kecuali program aplikasi booting.
Sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup penghitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data dan sumber daya lainnya.
Untuk fungsi-fungsi perangkat keras seperti sebagai masukan dan keluaran dan alokasi memori, sistem operasi bertindak sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras komputer, meskipun kode aplikasi biasanya dieksekusi langsung oleh perangkat keras dan seringkali akan menghubungi OS atau terputus oleh itu. Sistem operasi yang ditemukan pada hampir semua perangkat yang berisi komputer dari ponsel dan konsol permainan video untuk supercomputer dan server web. Contoh sistem operasi modern adalah linux, android, iOs, Mac, OSX, dan Microsoft Windows.
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_operasi

2.6 Pengertian Visual Basic Net
Microsoft Visual Basic .NET adalah sebuah alat untuk mengembangkan dan membangun aplikasi yang bergerak di atas sistem. NET Framework, dengan menggunakan bahasa BASIC. Dengan menggunakan alat ini, para programmer dapat membangun aplikasi Windows Forms, Aplikasi web berbasis ASP.NET, dan juga aplikasi command-line. Alat ini dapat diperoleh secara terpisah dari beberapa produk lainnya (seperti Microsoft Visual C++, Visual C#, atau Visual J#), atau juga dapat diperoleh secara terpadu dalam Microsoft Visual Studio .NET. Bahasa Visual Basic .NET sendiri menganut paradigma bahasa pemrograman berorientasi objek yang dapat dilihat sebagai evolusi dari Microsoft Visual Basic versi sebelumnya yang diimplementasikan di atas NET Framework. Peluncurannya mengundang kontroversi, mengingat banyak sekali perubahan yang dilakukan oleh Microsoft, dan versi baru ini tidak kompatibel dengan versi terdahulu.
Gambar 2.4 Microsoft Visual Basic 2008 Express
2.7 Pengertian SQL
Pengertian SQL dari yaitu SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa yang dipergunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto merupakan bahasa standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir semua server basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya.Mengetahui perintah perintah dasar sql merupakan modal awal untuk pengembangan database.
http://ulfa-superjuniorforelfindonesia.blogspot.com/2011/09/pengertian-sql.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s